PENGAKUAN DARI NEGARA LAIN

15 Aug

PENGAKUAN DARI NEGARA LAIN

(pengakuan deklaratif ) >> Pengakuan Deklaratif : suatu unsur yang bersifat menerangkan,mengumumkan, atau mengakui berdirinya suatu Negara .

>> Pengakuan Deklaratif sangat penting karena pengakuan dari Negara lain merupakan landasan bagi Negara untuk dapat mengadakan hubungan dengan Negara lain (hubungan Internasional )

• Pengakuan dari Negara lain dibagi menjadi 2 sifat yaitu :

1. Pengakuan secara De Facto >>Pengakuan tentang kenyataan adanya suatu Negara sehingga dapat mengadakan hubungan dengan Negara lain

2. Pengakuan secara De Jure >>Pengakuan secara resmi berdasarkan hukum oleh Negara lain dengan segala konsekuensinya •

Pengakuan secara De Facto dibagi menjadi dua yaitu :

1. Bersifat sementara >> Pengakuan yang diberikan oleh suatu Negara tanpa melihat bertahan tidaknya Negara tersebut di masa depan .Kalau Negara yang diakui tersebut jatuh , Negara yang mengakui akan menarik kembali pengakuannya .

2. Bersifat Tetap >> Pengakuan dari Negara lain terhadap suatu Negara hanya bisa menimbulkan hubungan di Bidang Ekonomi dan perdagangan (konsul) . Sedangkan hubungan untuk tingkat duta belum dapat dilaksanakan

• Kemudian Pengakuan secara De Jure dibagi menjadi dua pula yaitu :

1. Bersifat tetap >> Pengakuan dari Negara lain berlaku untuk selama-lamanya setelah ada jaminan bahwa pemerintahan Negara baru tersebut akan stabil dalam jangka waktu yang lama .

2. Bersifat Penuh >> Pengakuan dengan terjadinya hubungan antara Negara mengakui dan Negara yang diakui meliputi hubungan dagang , ekonomi , dan diplomatik. Negara yang mengakui berhak menempatkan konsuler atau kedutaan .

mendapat pengakuan secara de facto maupun de jure dari negara lain atas berdirinya negara baru tersebut, maka dampak2 yang dialami oleh negara baru tersebut adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kedaulatannya sendiri dalam hal :

1. Politik. Hal ini tentu saja menjadikan negara baru tersebut barus bekerja keras, baik sendiri maupun dengan bantuan asing untuk dapat melaksanakan pemerintahan sendiri seperti yang tertuang dalam undang-undang negara baru tersebut. Tantangan lain yang menanti adalah peran negara tersebut dalam suatu kawasan dunia di mana negara baru tersebut berada, maupun perannya dalam dunia internasional.

2. Pertahanan dan keamanan. Pekerjaan untuk menjaga stabilitas dalam negeri dan kedaulatan negara baru adalah hal yang paling sulit dilakukan. Kebanyakan negara2 baru memerlukan peran asing untuk dapat melaksanakan pekerjaan ini.

3. Ekonomi. Kebijakan ekonomi yang baru harus segera diwujudkan untuk dapat terlaksananya negara yang baru terbentuk tersebut. Bila kebijakan ekonomi tidak menjadi prioritas sebuah negara baru, maka sudah pasti bahwa kedaulatan yang dimilikinya bersifat sumir/tidak nyata, karena dengan ketergantungan ekonomi pada pihak asing, kedaulatan suatu negara akan sangat mudah dirobohkan.

oleh itu , Pasca pengakuan de facto dan de jure – secara otomatis negara yang bersangkutan menjadi subjek hukum internasional (terkuat) yang memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti Negara-negara berdaulat lainnya .Mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional adalah tugas terberat bagi sebuah negara baru – bila tahap ini sudah terlewati untuk selanjutnya adalah memikirkan bagaimana mensejahterakan dan memakmurkan rakyatnya .

 

by : shintiaaritha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: